Pasang Iklan Banner
Promo hari ini 👉 Buruan sebar iklan massal murah ke 1.000 website, hanya 150 ribu! 👉 Posting iklan di website Iklan Jakarta ini hanya Rp10.000 rupiah iklan tampil selamanya, hubungi Kami! 👉 Jangan sungkan untuk kerjasama lainnya, hubungi Kami juga!
Showing posts with label hakikat hidup. Show all posts
thumbnail

Renungan buat orang tua/ yang sudah merasa dewasa

 

Renungan buat orang tua/ yang sudah merasa dewasa... sebagai orang tua, kakak ataupun orang yang lebih dewasa hendaknya ajarkan mereka yang baik2, menafkahi dari yang halal dan baik, berkata yang baik2, keteladanan, serta mendidik dengan kasih sayang.
 

 
 
kualitas mereka dimasa depan ditentukan oleh orang tuanya, lingkungan keluarga dan pergaulan... seorang anak akan benar2 mengikuti dan meniru apa yang didengar, dilihat dan dilakukan orang tuanya/ orang2 lingkunganya.
 
orang tua yang suka berkata dan bertindak kasar, pastinya si anak juga akan menjadi pribadi yang kasar... orang tua yang suka pamer/ iri/ dengki/ panasan, sudah pasti si anak besarnya juga akan demikian, orang tuanya tukang maksiat, penjudi, korupsi dll maka si anak tidak akan jauh berbeda (walau si anak disekolahkan sampe s1,s2,s3, es teler atau dimasukan ke pondok pesantren terhebat sekalipun). dlsb.
 
ukuran keberhasilannya adalah bukan masalah pintar atau tidak pintar dalam hal akademik/ nilai2 pelajaran di sekolah yang bersifat hafalan semata... akan tetapi kualitas mereka ditentukan dari sikap dan attitude (tata krama), kecerdasan emosinal, mental dan spiritual (hablum minallah dan hablum minannas).
 
mereka adalah amanah, harta yang amat sangat berharga, generasi penerus kita... jangan sia2kan mereka.
thumbnail

WARISAN TERBAIK UNTUK ANAK

warisan terbaik untuk anak... warisan terbaik yang bisa diberikan orang tua kepada anak-anaknya adalah "PENDIDIKAN"... bukan tanah, sawah maupun harta benda.




pendidikan itu luas, bukan hanya sekedar menyekolahkan anak sampai sarjana, s2, s3, dll... bukan!! tetapi jauh lebih penting adalah pendidikan agama/ spiritualitas, akhlak/ moral, karakter, adab/ sopan santun, mentalitas, dll. sehingga antara ilmu pengetahuan (teori/ hafalan/ konsep) dapat sinkron dengan akal, pikiran, perbuatan/ kelakuan, jiwa dan hati nurani (spiritualitas).

dimulai dari dalam keluarga sejak dini... nafkahi anak dan istri kita dengan cara yang halal, ajarkan anak agar menjadi orang jujur, agar anak tidak terjerumus ke pergaulan bebas atau lingkungan yang tidak baik, ajarkan anak agar bertanggungjawab, ajarkan anak agar mandiri, ajarkan anak agar berbicara yang baik2, dll.

pendidikan akan menjaga anak-anak kita... tetapi warisan yang bersifat harta benda (tanah, sawah, rumah, mobil, dll) mereka bahkan bisa berebut, bertikai, bermusuhan bahkan putus persaudaraan sampai saling membunuh.

selamat bermalam minggu... semoga sehat dan bahagia selalu.

thumbnail

motor perjuangan !! sangat berat untuk melepaskanmu

 

motor perjuangan !! sangat berat untuk melepaskanmu ...
 
10 tahun sudah motor ini menemani perjalanan hidupku... yang saya beli cash seharga 12,5 juta saat usiaku 23 tahun... hasil umpul-umpul dan jerih payahku sendiri selama 2 tahun sebagai guru honor dengan upah 250ribu/ bulan.
 

 
 
sekarang kondisinya bisa dikatakan memang perlu banyak yang diberesin... rantainya yang sudah tua, velg dan ruji pada mlentong, ban luar sudah sangat tipis sehingga sering bocor di jalan, klakson tidak bunyi, aki soak, digendung sampai puluhan kalipun gak nyala2, dll...
 
maklum, nasib horang melarat bin njepat ya begini... boro2 mau ganti montor yang bagus, mau serpis sajah harus nunggu jualan sandalku laku dulu 2 kodi... itu artinya, mungkin saya harus bersabar nunggu 1-2 bulan buat bisa serpis.
 
demikian info yang sangat penting ini saya sampaiken, semoga bermanfaat... selamat mentertawakan, ngenyek, ngina, maido, dll. yang terpenting, jangan lupa bahagia... karena bahagia tidak diukur dari harta, hehehe.
thumbnail

Belajar Hakikat Hidup : Jangan Berubah Karena Harta dan Jabatan

Belajar hakikat hidup…


Dia adalah Bagas, murid saya… ketika bertemu saya, dia bercerita banyak hal mulai dari keluarga, teman2nya dulu sampai kegiatanya sekarang. Saya tidak bosan-bosanya berpesan, “sesukses apapun, tetaplah menjadi bagas yang rendah hati, belajarlah terus jadi orang baik dan jujur”.

Karena kalo saya perhatiken, kebanyakan orang sifatnya akan berubah drastis dari awalnya ‘baik’ menjadi tidak baik atau mbleketek (sombong, sok, dzolim, angkuh, songong, merasa paling, bahkan bejat, dll), yaitu ketika orang tersebut diberikan 1). harta berlebih atau hanya merasa lebih 2). jabatan/ kedudukan/ kekuasaan.

Padahal, sejatinya semakin orang memiliki jabatan yang lebih tinggi maupun semakin bertambahnya harta maka seharusnya semakin bijaksana tutur kata dan perbuatanya, semakin rendah hati dan semakin banyak sedekahnya serta semakin bermanfaat bagi orang2 di sekitarnya.

mari bercermin diri...
thumbnail

Inspirasi Hidup "Urip mung sawang sinawang"

hidup itu cuma pandang memandang... memandang orang lain lebih enak, memandang orang lain lebih hebat, memandang orang lain lebih sukses, dll. pada kenyataanya semua itu hanya fatamorgana (tipu daya dunia atau kelihatannya saja).


"wah, kamu hebat ya sekarang jadi bos", "wah, kamu hebat sudah punya rumah bagus, mobil bagus", "hebat kamu ya sekarang sudah jadi pejabat, jadi orang penting", "wah, hebat kamu bisa punya aset dimana2, tanahnya banyak", "hidupmu tuh enak banget yah, mau apa aja bisa kebeli", dll.

dia yang kita anggap mungkin enak, mungkin hebat, mungkin sukses TIDAK seperti yang kita bayangkan, karena setiap orang sudah punya porsinya masing2.

ada orang yang kita anggap 'kelihatanya' sukses, banyak harta, ternyata keluarganya tidak harmonis, anak2nya jadi pembangkang... ada orang yang kita anggap hebat karirnya, ternyata dari hasil suap, korupsi, dll... ada yang kita anggap jadi bos besar, tapi ternyata hutangnya menumpuk, hutangnya dimana2, orangnya sering masuk rumah sakit, dll... ada yang naik mobil mewah penampilannya bagus hobinya mahal, terlihat sukses, eeh ternyata mobil pinjem/ nyewa/ kredit gak mampu tapi dipaksain (padahal pusing). dlsb.

urip mung sawang sinawang... syukuri saja apa yang ada... "Alhamdulillah, diri dan keluarga sehat, Alhamdulillah masih punya ini dan itu, Alhamdulillah masih bisa mencari nafkah halal, masih diberi kesempatan untuk berbuat baik...", dll.

kalo begitu kan, insya Allah ademm... hehehe